Senin, 12 Oktober 2020

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)


Ujian Nasional dihapus akan diganti menjadi Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter mulai 2021. Bagaimana formatnya nanti?

Ujian Nasional sering menjadi momok yang menakutkan bagi banyak pihak yang terkait pendidikan.

Siswa stress belajar keras, orangtua stress ingin anaknya mendapat nilai tinggi, sekolah juga sibuk mempersiapkan para siswanya agar bisa mendapatkan nilai bagus.

Apalagi tahun lalu, nilai UN ini bisa menjadi senjata bagi orangtua untuk mendapatkan sekolah bagus, meski persentasenya tidak besar dalam sistem zonasi.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim memutuskan untuk menghapus Ujian Nasional (UN) tahun 2021. Nantinya, UN akan diganti dengan konsep Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Menurutnya, konsep ini merupakan penyederhanaan dari UN yang begitu kompleks.

Maka, banyak yang menyambut positif berakhirnya Ujian Nasional (UN) di tahun 2020 ini.
Pengumuman soal penggantian ujian nasional ini disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim saat Rapat Koordinasi bersama Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia. Nadiem memastikan tolok ukur bagi para siswa harus tetap ada tapi hal yang diukur akan diubah.

Lalu, apa itu Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter? Berikut penjelasannya:

"Asesmen kompetensi minimum adalah kompetensi yang benar-benar minimum di mana kita bisa memetakan sekolah-sekolah dan daerah-daerah berdasarkan kompetensi minimum. Apa itu materinya. Materinya yang bagian kognitifnya hanya dua. Satu adalah literasi dan yang kedua adalah numerasi," papar Nadiem di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (11/12/2019).


Kemdikbud Contoh Soal AKM Numerasi Level Pemahaman Konsep

Namun sejatinya, UN tidak dihapus, melainkan digantikan oleh Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dan Survei Karakter.

AKM merupakan salah satu gebrakan yang dilakukan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim melalui program Merdeka Belajar.

"Tahun 2021 UN akan diganti menjadi asesmen kompetensi minimum dan survei karakter," ujar Nadiem saat memaparkan program Merdeka Belajar di Hotel Bidakara,Jakarta, akhir tahun lalu.

Menurut Nadiem, AKM dapat menjadi penilaian yang lebih komprehensif untuk mengukur kemampuan minimal siswa.

Nantinya, AKM akan berisi materi yang meliputi tes kemampuan literasi, numerasi dan pendidikan karakter.

Hal tersebut ditegaskan kembali oleh Plt Kepala Badan Penelitian, Pengembangan dan Perbukuan Totok Suprayitno.

Menurut Totok, soal AKM akan sangat berbeda dengan soal UN sehingga siswa maupun guru perlu lebih menyiapkan diri.

Kemdikbud Contoh Soal AKM Numerasi Level Aplikasi Konsep

"Di UN jarang dikenal soal [AKM] ini. Jadi kira-kira, soal AKM yang berbeda dengan UN lebih kepada pemahaman," terang Totok dalam Bincang Sore Kemendikbud, di Jakarta, Rabu (11/3/2020).

Totok menjelaskan, soal numerasi pada AKM bukan lagi soal matematika yang identik dengan angka-angka dan rumus.

Melainkan bagaimana menyelesaikan persoalan dengan nalar matematika.

"Misalnya persoalan kapan sampah itu bisa terurai agar tidak mencemari lingkungan."

"Kehidupan sehari-hari akan kita angkat dalam soal supaya anak juga kenal dengan persoalan hidup sekaligus bisa menjawab soal ujian," kata Totok.

Soal-soal AKM yang diberikan oleh Kemendikbud melalu laman Youtube pun menuai beragam komentar dari masyarakat.

Kemdikbud Contoh Soal AKM Literasi Membaca Level Mengevaluasi dan Merefleksi Teks

"Gua Teknisi UNBK tingkat SMP, udah liat contoh soal Asesment, mantap banget. Bener-bener menuntut siswa-siswi tuk cermat membaca dan memahami kasus. Outputnya bisa melihat kemampuan anak dalam menyelesaikan suatu masalah dan dapat merangsang kreatifitas..TOP dukung banget. Selamat tinggal hitung kancing baju :D," tulis Fitria Dudi Aprillianto.

Contoh soal Numerasi yang disajikan Kemendikbud terbagi atas beberapa level, yakni level Pemahaman Konsep, level Aplikasi Konsep dan level Penalaran Konsep.

Sedangkan literasi terbagi atas level Mencari Informasi dalam Teks, level Memahami Teks, dan level Mengevaluasi dan Merefleksi Teks.

Senin, 12 Oktober 2020 by Yesrahmatulah A Rauf · 0

Asesmen Nasional Pengganti UN 2021


Asesmen nasional adalah program evaluasi yang diselenggarakan oleh kemdikbud untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan memotret input, proses dan output pembelajaran diseluruh satuan pendidikan.

pendidikan bertujuan untuk mengembangkan karakter dan kompetensi murid. ada 3 komponen penting dalam pendidikan yaitu kurikulum, pembelajaran dan asesmen.asesmen nasional dapat memperbaiki proses pembelajaran.asesmen nasional tidak dirancang untuk menghakimi sekolah atau merengking sekolah. asesmen nasional digunakan untuk memperbaiki proses pembelajaran yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas hasil belajar peserta didik.

ada 3 instrumen asesmen nasional, yaitu:

1. Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Literasi - Numerasi

2. Survei Karakter

3. Survei Lingkungan

berikut ada link file-file yang berkaitan dengan Asesmen tersebut (silahkan klik) :

1. Numerasi Lintas Mata Pelajaran

2. Buku Saku Asesment Kognitif Berkala

3. Kegiatan Literasi Numerasi Dalam Pembelajaran

4. Model Penilaian Formatif

5. Model Penilaian Karakter

6. Panduan Penilaian Kinerja

7. Panduan Penilaian Tertulis

8. Penilaian Portofolio

9. Penulisan Soal HOTS

10. Mendiagnosa Siswa dan Tindak Lanjut

11. Asesmen Sederhana Untuk Diagnosa Secara Berkala Kondisi Siswa

12. Menguatkan Koneksi Literasi Rumah dan Sekolah

Smoga bermanfaat untuk kita semua.,

by Yesrahmatulah A Rauf · 0

Kamis, 08 Oktober 2020

Momen Revolusi Industri 4.0 melalui Pembelajaran Daring: Bencana atau Keuntungan bagi dunia pendidikan..?


Pada pertengahan 2019, saya berhasil mencapai setengah jalan untuk menyelesaikan program master. Seperti yang dilakukan banyak orang banyak orang akhir-akhir ini, saya mengambil seluruh kelas secara daring. Sebagai orang yang sangat menyukai duduk dalam ruang kelas dan menulis catatan (saya tahu, memang aneh), awalnya saya sedikit skeptis. Tidak terlalu lama saat saya menyadari betapa banyak yang akan saya pelajari, tidak hanya tentang area isinya, tetapi juga tentang bagaimana kita bisa membentuk atau memperkuat komunitas dan saling terlibat dengan cara yang cukup signifikan melalui antarmuka daring.
Menciptakan Komunitas

Pendidikan daring mengambil berbagai bentuk atau format. Teman kuliah saya juga ambil bagian dalam program yang bertemu daring setiap minggu pada jam tertentu, sementara kebanyakan kursus dan pembicaraan saya dilakukan melalui diskusi papan posting daring, respons dan jawaban secara terus-menerus, dan berbagai projek atau tugas tertulis.

Hal yang paling mengejutkan bagi saya adalah bagaimana kelompok kami ini menjadi sebuah komunitas. Setelah satu tahun belajar dengan teman-teman sekelas daring saya, saya belum bertemu muka sama sekali. Secara geografis, peserta tersebar di seluruh negeri di Indonesia yang notabenenya sangat luas terpisah oleh ribuan pulau-pulau. Namun, dari apa yang sudah saya alami dan amati dari posting diskusi, saya bisa melihat bahwa kami tahu cukup banyak tentang satu sama lain, termasuk situasi-situasi kehidupan, tujuan karier dan mimpi-mimpi, vokasi profesional pribadi dan personal saat ini, pengalaman dan peristiwa-peristiwa masa lampau yang membentuk siapa diri kami saat ini, dan hal-hal yang kami yakini, hargai, dan sayangi. Meski saya masih memilih pembicaraan dan konteks pembelajaran tatap muka, kesempatan yang kami miliki untuk memperkuat komunitas dan koneksi melalui cara daring ini sangat bagus.

Berbicara tentang para pengajar, batasan geografis tidak lagi menjadi masalah. Saya sudah mendapat kesempatan untuk belajar dari pribadi-pribadi yang ahli, baik dalam konten maupun praktis, dan yang saat ini melayani dalam bidang-bidang yang mereka geluti, entah di negari bagian lain yang dekat maupun yang jauhnya ribuan mil.

Entah kita belajar dalam lingkungan daring atau tatap muka, melalui jalur formal atau informal, selalu ada sesuatu yang bisa kit ambil pelajaran. Kita mungkin menemukan kemampuan-kemampuan baru, mengapresiasi perspektif yang berbeda, fakta-fakta menyenangkan untuk disampaikan pada acara-acara makan malam, dan, mudah-mudahan, kesempatan untuk membina iman dan menguatkan komunitas. Saya bisa terus-menerus berbicara, tetapi saya harus bergabung dalam diskusi daring yang dijadwalkan tengah malam ini.

Cerita diatas sedikit pengalaman saya mengenai pembelajaran daring. Dewasa ini, teknologi sudah berkembang pesat, segala sesuatu yang dahulu dinilai sebagai hal yang dapat membuang waktu, tenaga dan uang, kini dapat diatasi dengan adanya perkembangan teknologi baik secara alat maupun sistem informasi. Tentunya, perkembangan teknologi informasi akan memengaruhi segala aspek yang ada dalam kehidupan manusia baik dalam bidang social, ekonomi, budaya maupun pendidikan. Hal yang paling krusial adalah mengenai perkembangan pendidikan, dimana peran teknologi memiliki pengaruh yang signifikan.


Seiring berjalannya waktu, manusia saat ini harus mengikuti perkembangan zaman. Dalam dunia pendidikan, ada yang berkaitan dengan pencapaian belajar, yaitu pembelajaran daring atau secara online. Dimana dalam sitem pembelajaran tersebut, guru dapat memberikan materi pelajaran baik secara virtual maupun modul, kemudian dilanjutkan oleh penugasan dengan waktu yang ditentukan.


Setelah melihat fakta diatas, timbul sebuah pertanyaan, apakah sistem pembelajaran daring merupakan keuntungan bagi guru? Atau bahkan menjadi tantangan?

Merupakan sebuah keuntungan bagi guru , karena dalam pembelajaran daring ini, guru dapat meningkatkan keprofesionalitasannya melalui media belajar yang dibuat serta akan mampu membantu siswa dalam mengikuti pembelajaran, karena siswa dapat mengulang pembelajaran berkali kali tanpa membuat guru lelah. Tak hanya itu, pembelajran daring ini mampu untuk meningatkan mutupendidikan dengan memnfaatkan multimedia secara efektif dalam pembelajaran, serta kemampuan guru untuk menguasai teknologi pun bisa terasah dan tujuan pembelajaran akan mudah dicapai oleh siswa tanpa harus melakukan pem belajaran tatap muka dengan guru. Sehingga pada akhirnya, siswa memiliki waktu yang banyak untuk mengulang suatu materi yang diberikan, dan memicu peningkaan belajar pada siswa sehingga siswa di Indonesia akan mampu bersaing secara global.

Namun, tidak semua menganggap bahwa pembelajaran daring ini merupakan suatu keuntungan, ada pula yang menganggap sebagai tantangan. Karena tidak semua guru mampu untuk melaksanakan pembelajaran daring ini karena masih “gaptek” atau gagap teknologi. Umumnya ini dirasakan oleh guru yang sudah terlampau lama mengajar sehingga masih mengedepankan metode pembelajaran tradisional. Sejatinya, proses belajar merupakan suatu proses perubahan sikap. Dalam pembelajaran ini, guru sulit medeteksi bagaimana respon siswa terkait materi yang diajarkan, apakah siswa mengerti atau tidak, dan siswa pun kesulitan melakukan diskusi secara online, karena hal itu tidaklah mudah apabila tidak dilakukan secara langsung. Sehingga guru sulit untuk mengetahui perkembangan siswa dalam aspek afektif dan psikomotorik. Melihat tak semua siswa mampu untuk menjangkau materi pelajaran secara cepat dan ada sebagian siswa yang berkemampuan rendah, maka guru memiliki tantangan yang cukup besar untuk membuat media belajar yang mampu menyeluruh, artinya mudah dipahami oleh kebanyakan siswa dari berbagai kemampuan belajar.

Tujuan belajar sendiri yaitu tak hanya menitikberatkan terhadap aspek akademik, tetapi lebih dari itu, yaitu perubahan sikap. Indonesia tak akan maju hanya dengan akademik saja, sikap dan moral adalah yang utama. Ini merupakan tantangan yang cukup berat bagi para guru. Sehingga, pembelajaran tatap muka harus tetap dilaksanakan sampai kapanpun.

Dari berbagai hal yang telah di paparkan di atas, diperlukannya kerjasama pemerintah dengan guru untuk lebih mensosialisasikan pembelajaran daring ini kepada perwakilan guru untuk kemudian disosialisasikan kembali kepada yang lain serta melakukan pelatihan pembuatan media belajar secara virtual. Tentunya, dalam hal pensosialisasian guru ini, harus dilakukan pengawasan agar guru mendapatkan informasi secara merata. Karena mau tidak mau, zaman terus berjalan dan kita tidak hanya bisa diam ditemoat, stagnan, tanpa perubahan. Selain itu, secanggih apapun teknologi, jangan sampai kita terlena sampai melupakan kewajiban utama seorang guru yaitu mendidik dan membimbing siswa agar tetap memiliki perubahan sikap yang baik.

Harapannya, upaya-upaya yang telah dipaparkan diatas mampu mengatasi problematika abad 21 ini khususnya dalam bidang pendidikan. Semoga para pendidik di Indonesia mampu bersaing secara global dan tak pernah melupakan hakikat guru yang sesungguhnya.

Kamis, 08 Oktober 2020 by Yesrahmatulah A Rauf · 0

Senin, 20 April 2020

Cahaya dan Alat Optik

Sebelum ke materi kita absen dulu ya!
silahkan klik absen kelasmu dibawah ini!
1. Kelas 8.4 klik https://forms.gle/esZJzKFrakNdqa4g7
2. Kelas 8.5 klik https://forms.gle/L8yKXmB2CRHryn8m6
3. Kelas 8.6 klik https://forms.gle/VmESCVH6znjYGc9X6
terima kasih.


Baiklah kita lanjutkan ke materi sesi 1 (Sifat-sifat Cahaya)


A. Sifat Cahaya dan Proses Pembentukan Bayangan

1. Sifat - sifat Cahaya

Maha Kuasa Tuhan yang telah menciptakan cahaya. Mungkin di antara kamu masih ada yang bertanya-tanya tentang cahaya, karena tidak mengetahui wujud dan tidak dapat memegang cahaya bukan? Cahaya tidak mempunyai wujud, namun cahaya ada di sekitar kamu dan dapat dirasakan keberadaannya. Cara paling mudah untuk merasakan cahaya adalah dengan menyalakan dan memadamkan lampu pada malam hari. Coba rasakan bagaimana pengaruh keberadaan cahaya terhadap proses penglihatan!

Bayangkan jika tidak ada cahaya, kita hanya akan mengalami kegelapan selama kita hidup dan tidak dapat melihat indahnya ciptaan Tuhan. Kita wajib bersyukur kepada Tuhan atas karunia cahaya yang diberikan kepada kita. Mengapa cahaya dapat membantu kita melihat? Bagaimana proses melihat dengan adanya cahaya tersebut? Agar mengetahuinya, ayo kita pelajari materi ini dengan penuh semangat!

Berikut ini saya tampilkan gambar-gambar berkaitan dengan sifat-sifat cahaya.




Tugasmu adalah cari referensi mengenai sifat-sifat cahaya berdasarkan gambar diatas ya, selamat belajar. kerjakan tugas mengenai Cahaya dan Alat Optik Sesi 1 dibawah ini ya.
1. kelas 8.4 klik https://forms.gle/uRrEHHefoEs1JuZN8
2. kelas 8.5 klik https://forms.gle/5YeawkmgmFbYNVef6
3. kelas 8.6 klik https://forms.gle/EztP1JC6U8TkQTSL6

Senin, 20 April 2020 by Yesrahmatulah A Rauf · 0

Lapisan Bumi

Sebelum ke materi kita absen dulu ya!
silahkan klik absen kelasmu dibawah ini!
1. Kelas 8.4 klik https://forms.gle/esZJzKFrakNdqa4g7
2. Kelas 8.5 klik https://forms.gle/L8yKXmB2CRHryn8m6
3. Kelas 8.6 klik https://forms.gle/VmESCVH6znjYGc9X6
terima kasih.

baiklah kita lanjutkan ke materi.

Bumi merupakan planet ketiga dalam sistem galaksi Bima Sakti. Berdasarkan gambar yang diambil dari teleskop Hubble yang diluncurkan (NASA), Bumi memiliki bentuk bulat seperti bola.

Kamu ketahui bahwa telur dan bawang merah tersusun atas berbagai lapisan. Telur memiliki lapisan yang tersusun atas cangkang atau kulit di bagian luar hingga kuning telur di bagian paling dalam. Bawang merah terdiri atas lapisan-lapisan umbi. Bagaimanakah dengan Bumi yang kita tinggali? Apakah juga terdiri atas lapisan-lapisan tertentu?

Hingga saat ini, Bumi merupakan satu-satunya planet dalam galaksi Bima Sakti yang diketahui mampu menunjang kehidupan. Hal ini disebabkan komponen-komponen pendukung kehidupan tersedia di Bumi, mulai dari air, udara, dan tanah yang merupakan tempat tumbuhnya berbagai tanaman untuk mendukung kehidupan, hal ini termasuk berbagai mineral dan hasil tambang yang dapat dieksplorasi. Beberapa mineral seperti emas, besi, batu bara, dan beberapa mineral lain dieksplorasi dengan menggali hingga kedalaman
tertentu. Misalnya, Tambang emas milik PT. Freeport di Papua memiliki kedalaman hingga 1.785 meter. Kedalaman tambang batu bara bervariasi mulai 100-350 meter. Berdasarkan fakta tersebut, kamu dapat mengetahui bahwa pada kedalaman tertentu Bumi memiliki penyusun yang berbeda. Pada bagian dalam Bumi juga tersusun dari sebuah cairan. Untuk mengetahui hal tersebut, amatilah video atau gambar gunung meletus.

Salah satu material yang dimuntahkan saat terjadi letusan gunung berapi
adalah lava, yakni magma dari dalam Bumi yang keluar ke permukaan. Berdasarkan fakta tersebut dapat diketahui bahwa jauh di dalam Bumi juga terdapat cairan berupa magma yang menjadi salah satu penyusun Bumi. Dengan demikian, dapat dijelaskan bahwa Bumi berbentuk bola yang memiliki isi di dalamnya.

Pada kegiatan sebelumnya telah kamu ketahui bahwa telur dan bawang
merah terdiri atas lapisan-lapisan tertentu di dalamnya. Sama halnya
dengan Bumi. Bumi memiliki lapisan lapisan penyusun mulai dari lapisan
paling dalam hingga lapisan terluar. Jika Bumi ini “dibelah”, maka lapisan lapisan penyusun Bumi akan nampak jelas seperti Gambar 5.3.

Pada Gambar 5.3, Bumi tersusun atas lapisan-lapisan yang terdiri atas atmosfer sebagai lapisan terluar, kemudian ada mantel Bumi, inti luar, dan inti dalam. Bentuk dari lapisan tersebut adalah selimut bola sehingga lapisan yang lebih luar menyelimuti lapisan di dalamnya. Secara umum Bumi terdiri atas 3 komponen utama, yakni komponen gas yang disebut atmosfer, komponen padatan yang disebut litosfer, dan komponen air yang disebut hidrosfer. Selain 3 komponen utama tersebut, Bumi juga memiliki komponen lainnya yaitu, Bumi bagian es disebut kriosfer dan bagian Bumi tempat di mana berlangsungnya kehidupan yang dinamakan biosfer.

A. Atmosfer

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, diketahui Bumi adalah satu-satunya planet di Bima Sakti yang menunjang adanya kehidupan. Mengapa demikian? Seperti yang telah kamu pelajari bahwa makhluk hidup aerob memerlukan oksigen dari udara untuk bernapas. Udara adalah komponen pendukung kehidupan yang
sangat penting. Udara di Bumi ini terdapat pada bagian atmosfer.  Atmosfer berasal dari 2 kata yunani, yakni yang berarti uap dan yang berarti lapisan. Jadi, atmosfer adalah lapisan uap yang menyelimuti Bumi.

Atmosfer Bumi terdiri atas campuran dari gas, serta sedikit cairan dan padatan yang menyelimuti Bumi mulai dari permukaan Bumi hingga luar angkasa. Komposisi atmosfer saat ini berbeda dengan komposisi atmosfer pada saat awal tetbentuknya. Atmosfer pada awalnya terbentuk dari letusan gunung berapi yang kaya  nitrogen dan karbon dioksida, akan tetapi sedikit oksigen. Kemudian, organisme fotosintetik mengolah karbon dioksida menjadi oksigen dan melepaskan oksigen tersebut ke atmosfer sebagai hasil pengolahan makanan yang memanfaatkan cahaya Matahari.

Setelah terdapat oksigen di atmosfer, terbentuklah ozon (O3). Ozon memiliki peran yang penting bagi keberlangsungan hidup organisme yang ada di Bumi. Ozon melindungi Bumi dari radiasi Matahari yang sangat berbahaya bagi organisme di Bumi. Ozon juga melindungi tumbuhan hijau, sehingga dapat berkembang dan menghasilkan lebih banyak oksigen. Saat ini, berbagai organisme yang hidup di Bumi sangat bergantung dengan banyaknya oksigen di amosfer. Atmosfer saat ini merupakan campuran dari beberapa gas seperti pada Gambar 5.4. Atmosfer sebagian besar tersusun atas gas nitrogen, yakni sebesar 78%. Oksigen menyusun 21% atas atmosfer. Karbon dioksida, argon, dan beberapa gas lain menyusun sebagian kecil dari atmosfer.

Seiring dengan berjalannya waktu, komposisi atmosfer berubah dalam jumlah yang kecil namun memberi dampak yang besar bagi kehidupan. Misalnya, asap kendaraan, asap pabrik, dan pembakaran bahan bakar
fosil seperti minyak Bumi yang menghasilkan polusi di udara. Polutan (zat pencemar) tersebut akan bereaksi dengan oksigen dan zat kimia lainnya menghasilkan asap. Pembakaran batu bara, minyak Bumi, dan gas alam akan menghasilkan karbon dioksida. Semakin banyak penggunaan bahan bakar fosil akan meningkatkan jumlah karbon dioksida di atmosfer. Selain gas, pada atmosfer Bumi juga terdapat padatan dan zat cair dalam jumlah yang kecil. Salah satu padatan pada atmosfer adalah debu. Partikel debu menjadi bagian atmosfer karena terbawa angin yang berhembus di permukaan Bumi hingga ke udara. Zat cair pada atmosfer yang sering dijumpai adalah sekumpulan tetesan air yang berbentuk awan. Awan terbentuk karena proses penguapan air di permukaan Bumi, kemudian uap air tersebut menyatu menjadi awan.

1. Lapisan Atmosfer

Ketika kamu menyeduh kopi kemudian membiarkannya sesaat, akan menemukan bahwa pada gelas tersebut terdapat 2 lapisan. Pada lapisan atas memiliki warna lebih cerah dibandingkan lapisan bawah. Layaknya secangkir kopi, atmosfer Bumi juga terdiri atas berbagai lapisan. Terdapat 5 lapisan pada atmosfer yang memiliki karakteristik yang berbeda. Berdasarkan pada Gambar 5.5, urutan lapisan atmosfer dari bawah hingga atas adalah troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer, dan eksosfer.

Secara garis besar, atmosfer Bumi terbagi menjadi 2 bagian, yakni bagian bawah dan bagian atas. Bagian bawah terdiri atas troposfer dan stratosfer. Bagian atas terdiri atas mesosfer, termosfer, dan eksosfer.

a. Troposfer

Sebagian besar aktivitas makhluk hidup di Bumi, termasuk manusia yang sedang tidur, belajar, dan bermain berada pada lapisan troposfer. Troposfer merupakan lapisan atmosfer yang berada di bagian paling bawah. Ketinggian troposfer terhitung mulai dari permukaan laut (0 km) hingga 10 km di atas permukaan laut (dpl). Sebagian besar bagian troposfer berbentuk uap air dan 75% terdiri atas gas-gas atmosfer. Troposfer merupakan tempat berlangsungnya sistem Bumi, seperti hujan, angin, salju, dan awan.

b. Stratosfer

Perhatikan pesawat yang melintas di udara. Ketika kamu memerhatikan pesawat yang melintas, pesawat tersebut terlihat terbang di atas awan. Namun sebenarnya, pesawat tersebut berada di lapisan stratosfer. Stratosfer memiliki ketinggian antara 10-50 km dpl. Lapisan stratosfer memiliki sedikit awan, namun tidak
ada aktivitas cuaca, sehingga tidak mengganggu penerbangan. Sebagian besar stratosfer terdiri atas gas ozon
(O3) yang akan lebih dibahas detail di bagian selanjutnya.

c. Mesosfer

Saat melihat fenomena meteor, kamu akan menyaksikan bahwa seolaholah meteor tersebut melintasi Bumi dan kemudian hilang. Namun yang sebenarnya terjadi adalah meteor sedang menuju Bumi. Akan tetapi meteor tersebut terbakar habis di atmosfer. Dengan demikian, terlihat seolah-olah meteor tersebut melintasi Bumi. Lapisan atmosfer yang membakar habis meteor tersebut adalah mesosfer. Lapisan mesosfer terletak pada ketinggian 50-85 km dpl. Lapisan ini menjadi lapisan pelindung Bumi dari benda-benda luar angkasa. Kebanyakan meteor yang menuju Bumi akan terbakar habis di mesosfer.

d. Termosfer

Ketika sebuah pesawat ulang-alik milik NASA bersamaan dengan peluncuran teleskop Hubble, pernahkah terpikirkan dimana teleskop Hubble tersebut berada? Apakah masih di dalam Bumi? Teleskop Hubble milik NASA mengorbit pada lapisan termosfer. Lapisan termosfer memiliki ketinggian antara 85-500 km dpl. Dinamakan termosfer karena suhu yang sangat panas yakni pada lapisan ini mencapai 1.982oC. Selain sebagai tempat mengorbitnya teleskop Hubble dan pesawat ulang-alik, termosfer juga berfungsi sebagai pelindung Bumi dari radiasi ultraviolet.

Pada mesosfer dan termosfer terdapat lapisan yang memiliki partikel ion (bermuatan) yang disebut ionosfer. Ketika kamu mendengarkan radio pada malam hari, siaran radio dari kota lain akan terdengar lebih jelas. Hal ini disebabkan karena adanya lapisan ionosfer. Pada siang hari, energi dari Matahari mengenai partikel pada ionosfer mengakibatkan partikel tersebut menyerap gelombang radio dengan frekuensi AM. Pada malam hari, tanpa energi Matahari, gelombang radio dipantulkan pada ionosfer, sehingga dapat terpancar dengan jarak yang lebih jauh.

e. Eksosfer

Dimanakah satelit tersebut mengorbit? Apakah masih dalam atmosfer Bumi? Satelit-satelit buatan yang mengitari Bumi tersebut masih berada dalam atmosfer Bumi, tepatnya pada lapisan eksosfer. Lapisan eksosfer terdapat pada ketinggian lebih dari 500 km dpl. Kandungan utama dari eksosfer adalah gas hidrogen. Jika kamu pernah melihat video atau film tentang penjelajahan luar angkasa, kamu akan menjumpai bahwa pesawat luar angkasa maupun satelit yang mengorbit di eksosfer tidak dapat bergerak bebas seperti pesawat yang biasa kamu lihat. Hal ini disebabkan eksosfer memiliki sedikit molekul, sehingga gaya tekanan udara sangat rendah, dan mengakibatkan sayap dari pesawat luar angkasa tidak berfungsi. Pergerakan dari satelit atau pesawat luar angkasa tersebut bergantung pada mesin pendorongnya.

bersambung minggu depan.... ( 2. Tekanan Udara...)

untuk penguatan pemahaman kamu mengenai Lapisan Atmosfer silahkan klik
1. kelas 8.4 klik https://forms.gle/TwefdzpCcrNFVoNdA
2. kelas 8.5 klik https://forms.gle/Zs91TjwNXt9UdDHP8
3. kelas 8.6 klik https://forms.gle/kCpnTW26T435TXFcA

by Yesrahmatulah A Rauf · 0

Minggu, 19 April 2020

Komunikasi Daring, Fungsi, Tujuan, Manfaat, Jenis, Komponen

Pengertian Komunikasi Daring

Komunikasi Daring, yang merupakan singkatan dari komunikasi dalam jaringan adalah cara komunikasi yang mana menyampaikan dan menerima pesan yang dilakukan dengan atau melalui jaringan internet. Komunikasi yang terjadi pada dunia semua bisa disebut dengan komunikasi di dunia maya atau juga cyberspace.



Fungsi Komunikasi Daring

Terdapat beberapa fungsi dari komunikasi daring antara lain sebagai berikut: 
  1. Kendali. Mengendalikan dan mengatur sebuah informasi sebagai kewenangan individu atau kelompok 
  2. Motivasi, Komunikasi daring juga dapat mengacu pada pekerjaan dan semangat karyawan terhadap pekerjannya. 
  3. Ekspresi Emosional. Komunikasi daring bisa menjadi perwakilan individu atau kelompok 
  4. Penghemat waktu, komunikasi efisien dilakukan 
  5. Penghemat biaya, dengan harga kuota internet yang lebih murah sangat membantu sekali komunikasi daring berjalan 
  6. Dilakukan dimana saja, ini artinya baik di pagi hari, siang, sore, malam tidak ada masalah jika melakukan komunikasi daring. 
  7. Ilmu teknologi, komunikasi daring bermula dari ilmu pendidikan yang ketika itu dijadikan bahan penelitian. 
  8. Intensitas komunikasi, kemudahan berkomunikasi menjadikan intensitas komunikasi bertambah tanpa adanya batasan. 
  9. Partisipasi, komunikasi daring menjadikan peningkatan partisipasi dalam arti menambah individu atau kelompok dalam proses komunikasi 
  10. Kontrol, proses komunikasi juga bisa diawasi Menteri Komunikasi sebagai badan pengawasan komunikasi dalam negeri. 
  11. Dorongan, misalnya seorang penulis yang terdorong menulis tulisan yang berguna karena mudahnya akses komunikasi13.Penyalur ide, tulisan pada jaringan internet dapat menjadi sumber ide untuk individu yang membacanya. 
  12. Sosialitas, misalnya facebook yang merupakan media komunikasi sosial yang bisa membantu dalam melakukan kegiatan sosial 
  13. Fungsi negara, yakni komunikasi daring membantu pemerintahan dalam penyampaian informasi kepada publik. 
Tujuan Komunikasi Daring

Tujuan dari adanya komunikasi daring adalah sebagai berikut: 
  1. Berbagi sumber daya (resources) 
  2. Media komunikasi 
  3. Integrasi data 
  4. Keamanan data 
  5. Efisiensi waktu 
  6. Efisiensi biaya 
  7. Pengembangan dan pemeliharaan 
  8. Sebagai kontrol 
  9. Menjadikan mudah pengelolaan 
  10. Bisa dikendalikan jarak jauh 
  11. Peningkatan intensitas komunikasi 
  12. Peningkatan partisipasi komunikasi 
  13. Memberikan informasi 
  14. Web browsing 
  15. Manfaat Komunikasi Daring

Manfat dari komunikasi daring adalah:
  1. Menjadi suatu sarana komunikasi 
  2. Menjadi suatu sarana E-Commerce atau perdagangan online 
  3. Menjadi suatu sarana E-Learning atau pembelajaran online 
  4. Menjadi suatu sarana E-Banking atau perbankan online 
  5. Menjadi suatu sarana riset 
  6. Menjadikan mudah peserta didik dan guru dalam melakukan interaksi dan berkomunikasi 
  7. Akses pada informasi yang berada pada tempat yang jauh 
  8. Menjadi suatu media hiburan interaktif 
  9. Jenis Komunikasi Daring

Jenis-jenis atau macam-macam komunikasi daring antara lain yakni:

Komunikasi Daring Sinkron
Komunikasi daring sinkron (bersamaan) merupakan komunikasi memakai komputer sebagai media yang terjadi dengan bersamaan dan waktu yang nyata (real time). Misalnya komunikasi sinkron antara lain: 

Teks Chat
Teks chat yaitu, suatu fitur, program, atau aplikasi dalam jaringan internet untuk berkomunikasi dan bersosialisasi secara langsung dengan sesama pemakai internet yang sedang dalam jaringan. 

Video Chat
Video chat yaitu teknologi untuk menjalankan interaksi audio dan video secara real-time antara pengguna yang berada di lokasi yang berbeda. Video chat dapat dijalankan point-to-point (satu-satu) seperti Skype atau interaksi multipoint (satu ke banyak atau banyak ke banyak) seperti Google+, Hangouts. 

Komunikasi Daring Asinkron
Komunikasi dalam jaringan asinkron (tidak bersamaan) merupakan komunikasi memakai perangkat komputer atau perangkat lain yang dijalankan secara tunda. Seperti suatu forum, email, rekaman simulasi visual, membaca dan menulis dokumen dalam jaringan melalui Word Wide Web (WWW)


Komponen Komunikasi Daring

Terdapat beberapa komponen yang menjadi pendukung suatu komunikasi daring atau komunikasi dalam jaringan, antara lain: 
  1. Perangkat keras atau hardware. Adalah perangkat yang bisa dilihat dan diraba manusia secara langsung, misalnya adalah komputer, headset, dan perangkat pendukung koneksi internet lainnya. 
  2. Perangkat lunak atau software. Adalah program komputer yang mempunyai fungsi melakukan pekerjaan yang diinginkan. Misalnya adalah skype, facebook, dan lain sebagainya. 
  3. Perangkat nalar/akal atau brainware. Adalah manusia yang ikut serta dalam pemakaian dan pengaturan hardware dan software untuk menjalankan komunikasi daring. 

Kelebihan Dan Kekurangan Komunikasi Daring

Kelebihan komunikasi daring antara lain: 
  1. Efisiensi biaya, komunikasi ini tidak harus dilakukan dengan bertatap muka dengan langsung menjadikan komunikasi daring dapat menghemat biaya transportasi. 
  2. Efisiensi waktu, komunikasi ini bisa dilakukan dengan cepat tanpa membuang waktu dengan melakukan perjalanan. 
  3. Terintegrasi dengan layanan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) lainnya. Bersamaan dengan menjalankan komunikasi dalam jaringan, dapat juga menggunakan layanan TIK lain untuk dukungan pelaksanaan dan kelengkapan komunikasi tersebut. 
  4. Peningkatan intensitas berkomunikasi, komunikasi dalam jaringan internet menjadikan terdorongnya yang terbiasa diam di dunia nyata menjadi aktif berkomunikasi di dunia maya. 
  5. Peningkatan partisipasi, dengan terbukanya jalur komunikasi, maka semakin banyak juga orang yang dpaat berpartisipasi dalam diskusi. 
Kekurangan komunikasi daring antara lain: 
-Memerlukan perangkat khusus. Untuk menjalankan komunikasi diperlukan software dan hardware. 
Tidak mewakili emosi pemakai. Dalam komunikasi ini gerakan tubuh, raut muka, dan intonasi bicara relatif sulit untuk dipahami 
Banyak informasi yang tidak penting, seringkali informasi yang didapat terlalu banyak dan membuat penerima menjadi bingung 
Menyita konsentrasi, menjalankan komunikasi dalam jaringan tidak pada tempat dan waktu yang tepat bisa mengabaikan atau menunda suatu hal yang lain, bahkan dapat membahayakan orang lain ataupun diri sendiri.

Minggu, 19 April 2020 by Yesrahmatulah A Rauf · 0