Sabtu, 24 Maret 2012

Cara Pengisian LJK yang Benar


Buat anak-anak sekolah SD, SMP, SMA maupun mahasiswa, pokoknya semuanya deh.. mau tau nggak cara pengisian LJK yang baik dan benar, neh [a]gito kasih tips dan triknya nya.
  1. Pastikan pensil yang kamu gunakan adalah pensil 2B. Banyak merek yang biasa mempunyai standar 2B, misalnya Faber Castle.*gak promosi lho, soalna ni yang [a]gito pake'
  2. Siapkan juga mistar, penghapus dan juga papan untuk meletakkan lembaran jawaban.*sebaiknya jangan bawa pulpen, untuk mengurangi resiko kesalahan pengisian LJUN dengan pulpen. Nah . . . waktu mengisi daftar hadir silakan pinjam pulpen pengawas
  3. Sebelum melakukan pengisian, bacalah dulu baik-baik, petunjuk pengisiannya.*ini yang jarang dilakukan, sebaiknya dibaca dulu
  4. Runcingkan pensil anda*jangan sampai terlalu tajam, pastikan pas dengan kebutuhan, kalau terlalu tajam ada resiko menyobek LJUN
  5. Isilah kotak petunjuk, kemudian baru anda menghitamkan bulatan yang ada dibawahnya.*untuk menghindari resiko kesalahan pengisian nama, nomor peserta ujian, tanggal lahir dan kode soal
  6. Cara menghitamkan bulatan, kalian mulai dari titik tengah bulatan, bukan dari luar, kemudian diputar hinga kebatas lingkaran (jangan melewati lingkaran)*cara ini akan lebih menghemat waktu daripada mengarsir bulatan LJUN secara diagonal
  7. Jika ternyata kurang hitam, runcingkan pensil anda dan ulangi langkah 6 hingga lingkaran benar-benar hitam karena dalam pengisian LJK tingkat kehitamanlah yang paling utama.*pastikan benar" hitam untuk menghindari kesalahan saat pembacaan LJUN pada mesin OCR/DMR
  8. Jangan mengotori atau mencoret-coret lembaran karena sangat berpengaruh sekali pada saat analisa LJK.*fatal banget nih kalo dilakuin
  9. Bubuhkan tanda tangan anda.jangan melewati kotak yang disediakan
  10. Jangan lupa memeriksa kembali lembar jawaban anda sebelum dikumpulkan.*kalau ada sisa waktu, lebih baik digunakan untuk memeriksa kembali lembar jawaban anda
Semoga bermanfaat..

Sabtu, 24 Maret 2012 by Yesrahmatulah A Rauf · 0

TIPS dan TRIK UN FISIKA

Yang ada hanyalah bagaimana proses pembelajaran Anda menghadapi UN agar dapat terukur secara sistematis dan Anda sukses UN dengan perolehan NA yang maksimal. Proses pembelajaran yang terukur inilah yang tidak dimiliki oleh kebanyakan siswa/i SMA/MA sehingga terkesan sulit mendapatkan hasil UN yang maksimal. Padahal dari kriteria kelulusan Ujian Nasional UN tersebut sudah terlihat bahwa nilai yang harus diperjuangkan oleh setiap peserta UN tidak lain adalah perolehan Nilai US dan UN. 
Sedangkan inti dari kedua nilai itu adalah Nilai UN itu sendiri. Kenapa ? Karena nilai UN diperoleh dari mata pelajaran yang di-UN-kan (IPA: Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris ; IPS: Matematika, Ekonomi, Geografi, Sosiologi, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris). 
Sedangkan nilai US diperoleh dari mata pelajaran UN yang di-US-kan. Maka kesimpulannya adalah setiap peserta didik yang ingin sukses UN harus berusaha dan berjuang agar setiap mata pelajaran yang di-UN-kan maupun yang di-US-kan memperoleh hasil maksimal. Disamping itu, kedua nilai (US dan UN) memiliki pembobotan terbesar yaitu 60 %. Kalau nilai raport (NR) semester 3, 4 dan 5 khan sudah jelas dan tertulis di buku raport tinggal dihitung rata-ratanya, kemudian dikalikan bobotnya 40 %.
Jadi… berjuanglah dan berusahalah… agar perolehan nilai akhir (NA) setiap mata pelajaran yang di-UN-kan mencapai maksimal. Dengan demikian target Lulus UN dengan perolehan NA tinggi yang tertarget akan Anda raih dan Anda keluar sebagai pemenang.

Berikut ini adalah tiga Tips Sukses Ujian Nasional ala Belajar Fisika SMA :
  1. Pelajari, Pahami dan Kuasai isi Kisi-Kisi Ujian Nasional. Kisi-kisi UN dibuat oleh pemerintah agar supaya memudahkan peserta UN belajar dan menyiapkan diri menghadapi UN. Kisi-kisi ini ibarat rambu-rambu, mana yang harus dipelajari mana yang tidak. Harapannya, belajar Anda akan lebih efektif dan efisien. Perlu dipahami bahwa UN tidak lain adalah tes evaluasi, yang makna tujuannya adalah meluluskan siswa sebanyak-banyaknya. Berbeda dengan tes seleksi, yang makna tujuannya menseleksi siswa sesuai kebutuhan atau dengan kata lain menseleksi siswa agar tidak lulus sebanyak-banyaknya… nah lho…
  2. Pelajari dan Pahami Kriteria Kelulusan Ujian Nasional. Hal ini dimaksudkan agar peserta UN memiliki target pencapaian hasil UN dan kelulusan. Target pencapaian hasil UN akan berpengaruh pada motivasi belajar. Coba bayangkan jika Anda tidak punya target pencapaian hasil UN, paling-paling semangat belajar Anda biasa-biasa saja tuh. Jadi, coba buat target pencapaian hasil UN pada diri Anda guna menumbuhkan semangat belajar. Dengan membuat target pencapaian hasil UN yang tinggi, bisa jadi semangat belajar dalam diri Anda akan semakin meningkat dan bergelora.
  3. Perbanyak Latihan Soal-Soal Ujian Nasional. Nah… untuk tips yang ini, memang sudah hukum alamnya begitu. Ibarat tentara mau diterjunkan ke medan perang, harus banyak-banyak latihan tempur sebelum terjun berperang. Yang berbeda adalah siapa yang menjadi lawannya. Kalau tentara yang dihadapi adalah lawan tempurnya, sedangkan UN yang dihadapi adalah soal-soal pelajaran tertentu yang diujinasionalkan. So… jangan lupa dech banyak-banyak mengerjakan soal-soal latihan … agar rasa percaya diri Anda semakin kuat dan UN tidak sesulit yang Anda bayangkan.

by Yesrahmatulah A Rauf · 0