Kamis, 04 Desember 2014
Setiap akhir pekan sehabis selesai jam pelajaran tanpak bapak/ibu guru sedang berkumpul di Pusat Kegiatan Guru (PKG), dengan dibimbing oleh Ibu Kepala Sekolah atau sekali waktu didampingi oleh bapak/ibu pengawas TK/SD. mereka pun giat mendengarkan penjelasan yang diberikan agar mampu mengerjakan dan melaksanakan sesuatu yang berkaitan dengan Penilaian Kinerja Guru (PKG)Seperti hal nya pada kegiatan uji Kompetensi Guru (UKG), Penilaian kinerja guru (PKG) akan dilakukan per individu. Pemerintah melalui Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan menjalankan kurikulum 2013 dengan harapan untuk peningkatan kualitas guru. Semua akan mendapatkan pembaruan mulai dari kurikulum, penilaiaan kinerja dan juga pengangkatan calon guru.
Penilaian kinerja guru dilaksanakan untuk mewujudkan guru yang profesional, dengan kualitas layanan profesi yang bermutu. Menemukan secara tepat tentang kegiatan guru di dalam kelas, dan membantu guru untuk meningkatkan pengetahuan dan juga keterampilan. Dengan harapan timbulnya peningkatan kualitas pembelajaran.
Hasil dari Penilaian Kinerja Guru (PKG) dimanfaatkan untuk menyusun profil kinerja guru sebagai input dalam penyusunan program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Selain itu, hasil Penilaian Kinerja Guru (PKG) juga digunakan sebagai dasar penetapan perolehan angka kredit guru dalam rangka pengembangan karir guru.
Sebagaimana Permendiknas 35/2010 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. Berikut kumpulan lengkap peraturan, buku pedoman, dan petunjuk teknis Penilaian
File Pendukung dan Aplikasi PKG download disini
Kamis, 04 Desember 2014 by Yesrahmatulah A Rauf · 0
Kamis, 17 April 2014
Tips dan Trik Sukses Ujian Nasional 2014 - Bagi adik - adikku SMP dan SMA sebentar lagi akan menghadapi ujian penentu masa depan yaitu Ujian Nasional 2014. Bagi adik - adikku jangan khawatir dalam menghadapi Ujian Nasional, jangan sampai kita stress hanya memikirkan Ujian Nasioonal saja. Nah, berikut saya akan share pengalaman saya dalam menghadapi Ujian Nasional kepada adik - adik. Semoga pengalaman saya ini dapat membantu adik - adik semuanya.
1. Berdoa
Berdo'a merupakan kunci sukses dalam menghadapi segala ujian. Ingat kuasa kita terbatas tapi kuasa Tuhan tidak terbatas.
2. Belajar
Belajar ? wah, kalo kita bicara soal ini saya yakin hampir 80% dari adik - adik semua tidak suka dengan yang namanya belajar. Hal ini pun sama deperti saya yang memang kurang suka dengan apa yang namanya belajar. Tapi jangan salah, saya bukannya tidak suka belajar tapi saya tidak suka cara belajarnya apabila belajar sampai larut malam tanpa peduli waktu dan belajar yang sangat keras sekali. So adik-adik, jika saya suruh milih Hard Study or Smart Study ? adik-adik pilih mana. Saya berani menjamin adik-adik pasti 50%lebih memilih Smart Study. Walaupun hal itu lebih baik dari Hars Study tapi taukah adik-adik jika pilihan itu juga salah. Dan pilihan terbaik adalah "Hard Study with Smart Way" dan sampai sekarang prinsip itu saya pegan terus. Dan prinsip ini sendiri saya dapatkan setelah mengikuti seminar dengan Bp. Helmy Yahya. Jadi, adik-adik ingat dalam belajar tidak perlu belajar keras sampai larut malam, tapi adik-adik cukup belajar tapi diwaktu yang efisien dan efektif seperti pagi hari setelah bangun tidur ataupun setelah pulang sekolah.
3. Bermain
Apa bermain ? Mungkin pertanyaan itu akan timbul dibenak adik-adik semuanya :v. Tapi jangan salah bermain itu juga merupakan kebutuhan manusia lho. Adik-adik semuanya jangan terlalu memikirkan ujian nasional sehingga belajar dan belajar. Ingat dek, otak kita terbatas. So, bermain adalah salah satu cara agar otak kita fresh.
Jangan percaya 100% terhadap kunci jawaban
Saya sendiri tak memungkiri jika kunci jawaban itu bagus, Tapi taukah adik-adik jika otak adik-adik semua lebih bagus bahkan hebat.
Mental merupakan salah satu faktor penting juga, jangan sampai kita sakit, kondisi down, atau apalah itu saat menjelang Ujian Nasional. Biasanya kondisi seperti itu bukan karena fisik yang lemah tapi MENTAL yang lemah.
1. Berdoa
Berdo'a merupakan kunci sukses dalam menghadapi segala ujian. Ingat kuasa kita terbatas tapi kuasa Tuhan tidak terbatas.
2. Belajar
Belajar ? wah, kalo kita bicara soal ini saya yakin hampir 80% dari adik - adik semua tidak suka dengan yang namanya belajar. Hal ini pun sama deperti saya yang memang kurang suka dengan apa yang namanya belajar. Tapi jangan salah, saya bukannya tidak suka belajar tapi saya tidak suka cara belajarnya apabila belajar sampai larut malam tanpa peduli waktu dan belajar yang sangat keras sekali. So adik-adik, jika saya suruh milih Hard Study or Smart Study ? adik-adik pilih mana. Saya berani menjamin adik-adik pasti 50%lebih memilih Smart Study. Walaupun hal itu lebih baik dari Hars Study tapi taukah adik-adik jika pilihan itu juga salah. Dan pilihan terbaik adalah "Hard Study with Smart Way" dan sampai sekarang prinsip itu saya pegan terus. Dan prinsip ini sendiri saya dapatkan setelah mengikuti seminar dengan Bp. Helmy Yahya. Jadi, adik-adik ingat dalam belajar tidak perlu belajar keras sampai larut malam, tapi adik-adik cukup belajar tapi diwaktu yang efisien dan efektif seperti pagi hari setelah bangun tidur ataupun setelah pulang sekolah.
3. Bermain
Apa bermain ? Mungkin pertanyaan itu akan timbul dibenak adik-adik semuanya :v. Tapi jangan salah bermain itu juga merupakan kebutuhan manusia lho. Adik-adik semuanya jangan terlalu memikirkan ujian nasional sehingga belajar dan belajar. Ingat dek, otak kita terbatas. So, bermain adalah salah satu cara agar otak kita fresh.
Jangan percaya 100% terhadap kunci jawaban
Saya sendiri tak memungkiri jika kunci jawaban itu bagus, Tapi taukah adik-adik jika otak adik-adik semua lebih bagus bahkan hebat.
4. Persiapkan mental
Mental merupakan salah satu faktor penting juga, jangan sampai kita sakit, kondisi down, atau apalah itu saat menjelang Ujian Nasional. Biasanya kondisi seperti itu bukan karena fisik yang lemah tapi MENTAL yang lemah.
Kamis, 17 April 2014 by Yesrahmatulah A Rauf · 0
Langganan:
Komentar (Atom)




